ProdukJenis ini bernama Batu Akik Junjung Drajat. Produk jenis ini ditemukan Tahun 1548. Tingkat Kekerasan 6.5-7 Mohs. Ukuran : 15x20x6 milimeter. Jaminan : Dijamin Asli / Bukan Sintetis (Palsu). Garansi : Uang Mahar Kembali jika terbukti Sintetis (Palsu). Gambar : Foto Asli Tanpa Editan, Size diperkecil agar mudah diakses. Stok Produk ini : 1 buah.
PenggunaanBatu Junjung Drajat. Batu junjung drajat ini di kenal sebagai sarana bertuah yang dapat meningkatkan karisma, kewibawaan, dan kekayaan pemiliknya. Ketiga manfaat atau tuah ini yang sampai saat ini masih di percaya oleh masyarakat. Entah berkhodam atau tidak, semua batu junjung derajat diyakini mampu memberikan ketiga manfaat itu.
Kerisnogo sosro sabuk inten ini bisa dimiliki oleh aktivis pemelihara budaya tosan aji yang mengutamakan keindahan barang antik warisan bangsa yang patut dipelihara dan dijaga demi melestarikan. Bahwa didalam benda bertuah tersebut, terdapat energi khodam yang sangat kuat.
Ciriciri keris pusaka junjung drajat yang asli. Memiliki motif yang mirip bentuk gunung piramida segitiga. Keris junjung derajat era majapahit mempunyai usia yang cukup tua dan mempunyai energi spiritual asli majapahit. Tidak terdapat retakan retakan pada bagian tumpingan atau mata keris. Warangka sarung keris ini utuh tidak ada sambungan perhatikan fotonya. Batu junjung drajat asli mempunyai serat unik yang berlapis dan batunya sendiri bisa berasal dari jenis mana saja asalkan mempunyai
KerisPamor Junjung Derajat Asli Sepuh Tuban Empu Bekel Jati Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Junjung Derajat (pamor nyekrak 3 dimensi) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban - Empu Bekel Jati (Abad XV) Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Gayaman Jogjakarta Kayu Timoho Sembur Kuno Handle
rIm1iYx.
Ervas Medicinais Nome Popular Crajiru ou Pariri Nome Científico Arrabidaea Chica Família botânica Ebenaceae Habitat Tropical Local de ocorrência Amazonia Frutos e Floração nd Estado de conservação nd Características gerais Pariri ou crajiru, é saúde na certa. Entre os diversos nomes populares, pariri e crajiru são as mais conhecidas denominações para esta planta medicinal utilizada há tempos. Ela possui propriedades anti-inflamatória, antimicrobiana, fortificante, adstringente, entre outras. Fotos n/d
ciri ciri keris junjung drajat asli